Kajian Hadits "Kontradiksi Hadits"
๐Taisir Mustolah Al Hadits - Mahmud Tohhan Halaman 72
*Kontradiksi Hadits?*
Kalau ada 2 hadits yang *tampak* saling kontradiktif, apa yang harus dilakukan?
๐Ini jawabannya:
1. Kalau masih mungkin disatukan, harus ~dipoligami~ digabungkan.
2. Kalau tidak mungkin disatukan, kamu harus pilih aku atau dia? ๐๐๐ป
2.1. Kalau diketahui sejarahnya, maka yang baru dianggap menggantikan posisi yang lama.
2.2. Kalau tidak diketahui sejarahnya, salah satu harus diunggulkan dengan mempertimbangkan banyak hal.
3. Kalau masih tidak mungkin memilih, maka jalan terakhir adalah _berhenti di persimpangan jalan_ alias tawaqquf.
Kalau masih bisa pakai naskh kenapa buru-buru pakai tarjih? Itu kalau naskh tidak dianggap sebagai salah satu bentuk tarjih. Tapi kalau naskh dianggap sebagai salah satu bentuk tarjih, maka ia menempati posisi pertama karena sejarah memiliki pengaruh penting dalam penentuan hukum. More Info terkait masalah ini, silahkan dibaca: https://dannsbass.000webhostapp.com/artikel/Taarudh%20dan%20Tarjih.php
Kalau ada 2 hadits yang *tampak* saling kontradiktif, apa yang harus dilakukan?
๐Ini jawabannya:
ูฅ- ู
ุงุฐุง ูุฌุจ ุนูู ู
ู ูุฌุฏ ุญุฏูุซูู ู
ุชุนุงุฑุถูู ู
ูุจูููู؟
ุนููู ุฃู ูุชุจุน ุงูู ุฑุงุญู ุงูุขุชูุฉ:
ุฃ- ุฅุฐุง ุฃู ูู ุงูุฌู ุน ุจูููู ุง: ุชุนูู ุงูุฌู ุน، ููุฌุจ ุงูุนู ู ุจูู ุง.
ุจ- ุฅุฐุง ูู ูู ูู ุงูุฌู ุน ุจูุฌู ู ู ุงููุฌูู:
ูก- ูุฅู ุนูู ุฃุญุฏูู ุง ูุงุณุฎุง: ูุฏู ูุงู، ูุนู ููุง ุจู، ูุชุฑููุง ุงูู ูุณูุฎ.
ูข- ูุฅู ูู ูุนูู ุฐูู: ุฑุฌุญูุง ุฃุญุฏูู ุง ุนูู ุงูุขุฎุฑ ุจูุฌู ู ู ูุฌูู ุงูุชุฑุฌูุญ ุงูุชู ุชุจูุบ ุฎู ุณูู ูุฌูุง ุฃู ุฃูุซุฑ، ุซู ุนู ููุง ุจุงูุฑุงุฌุญ.
ูฃ- ูุฅู ูู ูุชุฑุฌุญ ุฃุญุฏูู ุง ุนูู ุงูุขุฎุฑ -ููู ูุงุฏุฑ- ุชููููุง ุนู ุงูุนู ู ุจูู ุง ุญุชู ูุธูุฑ ููุง ู ุฑุฌุญ.
ุนููู ุฃู ูุชุจุน ุงูู ุฑุงุญู ุงูุขุชูุฉ:
ุฃ- ุฅุฐุง ุฃู ูู ุงูุฌู ุน ุจูููู ุง: ุชุนูู ุงูุฌู ุน، ููุฌุจ ุงูุนู ู ุจูู ุง.
ุจ- ุฅุฐุง ูู ูู ูู ุงูุฌู ุน ุจูุฌู ู ู ุงููุฌูู:
ูก- ูุฅู ุนูู ุฃุญุฏูู ุง ูุงุณุฎุง: ูุฏู ูุงู، ูุนู ููุง ุจู، ูุชุฑููุง ุงูู ูุณูุฎ.
ูข- ูุฅู ูู ูุนูู ุฐูู: ุฑุฌุญูุง ุฃุญุฏูู ุง ุนูู ุงูุขุฎุฑ ุจูุฌู ู ู ูุฌูู ุงูุชุฑุฌูุญ ุงูุชู ุชุจูุบ ุฎู ุณูู ูุฌูุง ุฃู ุฃูุซุฑ، ุซู ุนู ููุง ุจุงูุฑุงุฌุญ.
ูฃ- ูุฅู ูู ูุชุฑุฌุญ ุฃุญุฏูู ุง ุนูู ุงูุขุฎุฑ -ููู ูุงุฏุฑ- ุชููููุง ุนู ุงูุนู ู ุจูู ุง ุญุชู ูุธูุฑ ููุง ู ุฑุฌุญ.
1. Kalau masih mungkin disatukan, harus ~dipoligami~ digabungkan.
2. Kalau tidak mungkin disatukan, kamu harus pilih aku atau dia? ๐๐๐ป
2.1. Kalau diketahui sejarahnya, maka yang baru dianggap menggantikan posisi yang lama.
2.2. Kalau tidak diketahui sejarahnya, salah satu harus diunggulkan dengan mempertimbangkan banyak hal.
3. Kalau masih tidak mungkin memilih, maka jalan terakhir adalah _berhenti di persimpangan jalan_ alias tawaqquf.
Kalau masih bisa pakai naskh kenapa buru-buru pakai tarjih? Itu kalau naskh tidak dianggap sebagai salah satu bentuk tarjih. Tapi kalau naskh dianggap sebagai salah satu bentuk tarjih, maka ia menempati posisi pertama karena sejarah memiliki pengaruh penting dalam penentuan hukum. More Info terkait masalah ini, silahkan dibaca: https://dannsbass.000webhostapp.com/artikel/Taarudh%20dan%20Tarjih.php
Komentar
Posting Komentar